Megawati: Hentikan Korupsi, Bubarkan KPK

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengeluarkan pernyataan unik, yang langsung ramai menjadi pembicaraan di media sosial.
Dalam seminar nasional kebangsaan bertajuk Mengkaji Sistem Ketatanegaraan Indonesia: Apakah Sudah Baik?, yang digelar dalam rangka Hari Konstitusi di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/8), Mega menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bersifat ad hoc (sementara) itu sudah harus dibubarkan.
"Komisi yang sifatnya ad hoc ini harus diselesaikan, harus dibubarkan!" tandas Mega, seperti dikutip dari RMOL.co (Grup JPNN), Selasa (18/6).
Menurutnya, KPK telah bertindak melampaui kewenangannya sebagai lembaga ad hoc, yang dibentuk hanya untuk waktu singkat (didirikan tahun 2002). Faktanya kini, KPK masih tetap eksis meski sudah berdiri lebih dari satu dekade.
Namun begitu, Mega menegaskan bahwa salah satu syarat bubarnya KPK adalah ketika sudah tidak ada lagi korupsi di Indonesia.
Untuk itu ia mengajak agar para pejabat negara tidak lagi melakukan praktik korupsi agar KPK bisa segera dibubarkan. "Pernyataan ini sering di-bully di media sosial, tapi tentu saja ini pemikiran logis," ujar Mega. (ian/rmo/jpnn)
JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengeluarkan pernyataan unik, yang langsung ramai menjadi pembicaraan di media sosial.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 5 Berita Terpopuler: Data Resmi BKN Terungkap, Honorer Satpol PP Teriak, Tolong Jangan Tolak PPPK Paru Waktu!
- Hasil Audit Dokumen Peserta PPPK 2024 Sudah Diserahkan, Ada Honorer Cemas
- RS Siloam ASRI Hadirkan Urinary Stone Center, Solusi Mengatasi Batu Saluran Kemih
- Program Diskon 50 Persen Tarif Listrik Masih Berlangsung Hingga Akhir Februari
- BKSDA Telusuri Informasi Kemunculan Harimau di Kerinci
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok