Megawati Pecat Dua Kader PDIP NTB
Rabu, 13 Juli 2011 – 19:22 WIB

Pecat : Ketua DPD PDIP NTB Rachmat Hidayat menunjukkan surat pemecatan dua dua kader PDIP NTB yang dikeluarkan DPP PDIP di DPR-RI Senayan Jakarta, Rabu (13/7). zulhakim/jpnn
JAKARTA — Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Barat (NTB) Rachmat Hidayat menyebutkan Ketua DPP PDIP Megawati Soekarnoputri telah memecat dua kader PDIP asal NTB George William Wenas dan Datu Rahadin Jayawangsa, Rabu (13/7). Bukan hanya diberhentikan dari kepengurusan mereka diberhentikan dari keanggotaan partai dengan alasan melanggar disiplin partai.
Mereka diberhentikan dengan surat keputusan yang ditandatangani langsung oleh Megawati dan Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo. SK pemecatan itu bernomer 092/KPTS/DPP/VII/2011 dan 093/KPTS/DPP/VII/2011 tertanggal 13 Juli 2011. Dalam surat itu disebutkan para kader itu telah terbukti melanggar disiplin organisasi internal partai yang dikatagorikan sebagai pelanggaran berat.
‘’Telah terbukti melanggar disiplin organisasi internal partai yakni memecah belah keutuhan partai dan merusak wibawa dan citra partai, hal itu jelas-jelas melanggar peraturan disiplin partai dengan katagori pelanggaran berat,’’ ujar surat keputusan yang ditandatangani Megawati tersebut.
Dengan dikeluarkannya surat tersebut maka mereka dilarang mengadakan aktivitas dengan atribut dan atas nama PDIP. Terkait hal ini Rachmat Hidayat menyebutkan keputusan pemecatan ini sebagai bentuk ketegasan kepada anggota dan kader partai berlambang banteng moncong putih itu terhadap setiap pelanggaran. Terlebih dalam kasus ini, menurut Rachmat, DPP harus menindak tegas karena ada aturan internal yang telah disepakati bersama yang dilanggar.
JAKARTA — Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nusa Tenggara Barat (NTB) Rachmat Hidayat menyebutkan Ketua DPP PDIP
BERITA TERKAIT
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu