Megawati Soekarnoputri Perintahkan Ribka Cs Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memerintahkan Ribka Tjiptaning untuk menggalang gotong royong untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru.
Selain Ribka, partai tersebut juga menugaskan Sri Rahayu dan Sadarestuwati untuk memimpin gerak Baguna.
"Moto Baguna sebagaimana ditetapkan oleh Ibu Mega, yakni tanggap darurat, gerak cepat, tepat sasaran, telah diterjemahkan dalam protap operasional dalam penanggulangan bencana," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam siaran pers, Selasa (7/12).
Hasto menerangkan sejak Minggu (5/12) atau sehari setelah meletusnya Gunung Semeru, Baguna telah bergotong royong, membantu evakuasi pengungsi, pembuatan dapur umum, hingga bantuan selimut, masker, dan obat-obatan.
“Baguna PDI Perjuangan Provinsi Jatim memimpin tanggap darurat dengan dibantu DPC Lumajang, DPC Surabaya, dan hari ini diperkuat dengan DPC Malang, Jember, dan Banyuwangi," kata Hasto.
Hasto menerangkan Kepala Baguna Pusat Max Ruland Boseke juga melakukan gelar pasukan Baguna se-Jabodetabek untuk mengantisipasi banjir di wilayah tersebut.
Politikus asal Yogyakarta itu juga menyampaikan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang juga Ketua DPP PDIP sudah turun langsung ke lapangan berkoordinasi dengan BMKG, BNPB, Basarnas, dan pemerintah daerah dalam menangani korban erupsi Semeru.
"Termasuk melakukan relokasi tempat pengungsian ke daerah aman setelah mendapatkan informasi dari Direktorat Jendral Vulkanologi dan Geologi Kementerian ESDM," jelas dia. (tan/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan Ribka Cs membantu korban erupsi Gunung Semeru
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Fathan Sinaga
- Debat Pamungkas, Andika Singgung 3,37 Juta Rakyat Miskin di Jateng
- Hasto PDIP Sebut Kedekatan Anies dengan Pram-Doel Akibat Demokrasi yang Dikebiri
- Ulas Putusan MK, Megawati Bicara Sanksi Pidana Bagi ASN & Anggota TNI/Polri yang Tak Netral
- Megawati Dengar Ada Institusi Negara Tak Netral Pas Pilkada, Sampai Pakai Intimidasi
- 7 Hari Jelang Pencoblosan Pilkada, Hasto: Banyak Kandidat dari PDIP Berasal dari Rakyat
- Soal Putusan MK, PDIP Tak Akan Diam Jika ASN hingga TNI-Polri Melanggar Netralitas