Melalui Kostratani, Kementan Dorong Produk Pertanian Ciamis Berorientasi Ekspor

Jadi, ia menegaskan, kalau negara ingin maju, pertaniannya harus maju terlebih dahulu.
Di negara yang pertaniannya maju ternyata petaninya, praktisinya, petani milenialnya semuanya maju SDM-nya.
"Petani tak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga harus menghasilkan keuntungan," papar Dedi.
Di sisi lain juga Dedi menilai sebagai negara agraris syarat-syarat pertanian sangat lengkap di Indonesia.
Di antaranya adalah suhu, matahari, tanah dan air. Maka, sudah selayaknya pertanian harus menyejahterakan para petani.
"Pertanian itu harus menguntungkan. Kalau tidak, berarti ada yang salah," katanya.
Menurut Dedi lagi, pertanian itu ibarat emas 100 karat. Setiap saat bisa menghasilkan uang asal mau dan tahu caranya.
Yang terpenting juga semangat dan ada kemauan, serta tahu inovasi teknologinya.
Kostratani didesain agar bisa mengidentifikasi potensi komoditas unggulan lokal yang bisa mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan petani.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan