Melawan Saat Diringkus, Pengedar Sabu Bergulat dengan Polisi
jpnn.com, BATURAJA - Penangkapan pengedar narkoba bernama Joni Iskandar alias Jon Mabes, 34, di Baturaja, Sumatera Selatan, Senin (1/5) lalu, tak berjalan mulus.
Petugas mendapat perlawanan sengit. Sempat terjadi pergulatan antara anggota dengan tersangka yang berusaha kabur.
Penangkapan berlangsung Kamis lalu, di rumah tersangka di jalan Jembatan Kemiling, Kelurahan Saung Naga, Kecamatan Baturaja Barat. Darinya, polisi menyita sepucuk senpi rakitan dan 17 butir peluru.
Kemudian, menyita tiga paket hemat sabu dan lima paket ganja dari rumah tersangka.
"Tersangka memang sudah lama masuk target operasi (TO) penangkapan," kata Wakapolres OKU, Kompol Suryadi SIK MH, seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) hari ini.
Kepemilikan senpi oleh tersangka kini dalam pengembangan. Begitu juga asal sabu dan ganjanya. Pengakuan sementara tersangka, senpi itu titipan temannya.
Dia terancam UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan UU No 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senpi Ilegal.
Sebelum menangkap Jon, polisi lebih dulu meringkus Zulfikri alias Boncel (43), terduga pengedar narkoba. Penangkapan berlangsung di rumah tersangka di Desa Lubuk Batang Lama, Kamis (27/4), pukul 06.45 WIB.
Penangkapan pengedar narkoba bernama Joni Iskandar alias Jon Mabes, 34, di Baturaja, Sumatera Selatan, Senin (1/5) lalu, tak berjalan mulus.
- Penggerebekan 8 Rumah Pengedar Narkoba Berlangsung Tegang
- Pengedar Ini Mendapat Narkoba dari Napi Bernama Om Kumis, Kok Bisa?
- Pengedar Narkoba asal Palembang Ditangkap, Ini Barang Buktinya
- Polisi di Jambi Ungkap Jaringan Narkoba yang Dikendalikan Narapidana
- 2 Warga Ukraina Dihukum 20 Tahun Penjara Atas Kasus Pabrik Narkoba di Bali
- Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Provinsi di Lombok Tengah