Melawan Saat Ditangkap Polisi, AO Kini Tak Bernyawa Lagi
Sebelum tertangkap AO diduga melakukan aksi curas terhadap Syafaruddin sekitar pukul 13.30 WIB di jalan umum perbatasan Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup dan Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan.
AO melancarkan aksi sendirian dengan modus berpura-pura menjadi penumpang ojek dari Lapangan Setia Negara.
Kemudian AO meminta kepada Syafaruddin untuk diantarkan ke Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan.
Selanjutnya Syafaruddin melajukan kendaraan menuju arah Lubuk Ubar dengan menempuh jalur dari Kelurahan Talang Benih.
Saat sampai di perbatasan, AO meminta Syafaruddin berhenti dengan alasan ingin buang air kecil.
Setelah korban menghentikan motornya, AO langsung mendorong korban hingga terjatuh dari motor miliknya.
Dan langsung tancap gas meninggalkan Syafaruddin di lokasi kejadian.
Mendapatkan informasi ini, Polres RL langsung sigap menurunkan anggota dan berkoordinasi dengan seluruh polsek jajaran untuk menutup ruang gerak pelarian AO.
AO, 34, salah satu pelaku perampokan asal Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup akhirnya ditangkap polisi kurang dari 12 jam setelah beraksi.
- Amplop Berlogo Rohidin Mersyah-Meriani Ikut Disita KPK, Alamak
- Selain Rohidin Mersyah, 2 Anak Buahnya Juga Tersangka Pemerasan Pegawai untuk Pilkada
- KPK Tetapkan Gubernur Bengkulu Tersangka, Ada Uang Rp7 M, Peras untuk Pilkada
- Info Terkini OTT KPK yang Menyeret Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah
- Pak Gubernur Ini Menjadi Salah Satu yang Diamankan KPK, Kasusnya Diduga Pungutan Pilkada
- Hmm, OTT di Bengkulu Diduga Terkait dengan Pungutan buat Pilkada