Melbourne Kembali 'Lockdown'. Apakah Ada yang Salah Dari Sistem Hotel Karantina?

Dalam pembatasan tahap keempat hanya ada empat alasan yang membolehkan seseorang keluar rumah, yaitu berbelanja kebutuhan pokok, menerima atau memberikan perawatan kesehatan, berolahraga, serta bekerja jika tidak mungkin dilakukan dari rumah.
Salah satu masjid di daerah Carlton di Melbourne menunjukkan kegiatan salat Jumat masih berlangsung, karena aturan lockdown baru akan berlaku pada pergantian hari.
"Kami umumkan selepas salat Isya nanti malam, masjid ini akan ditutup hingga hari Rabu tengah malam pekan depan," ujar salah seorang pengurus masjid.
Ia menambahkan, salat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya ditiadakan selama 'lockdown'.

Sistem karantina sempat dipuji dunia
Sistem karantina yang diterapkan di Australia selama pandemi COVID-19 mendapatkan pujian sebagai "salah satu yang terbaik", karena sangat berhasil mencegah penularan virus dari warga yang masuk kepada warga lainnya.
Tapi hari sistem karantina di Melbourne menjadi sorotan setelah satu kasus di hotel Holiday Inn Melbourne Airport terdeteksi lolos ke masyarakat dan kini berkembang menjadi 13 kasus aktif.
Melbourne dan kawasan lainnya di Victoria sebelumnya telah menjalani lockdown berbulan-bulan lamanya dan baru saja menjalani pelonggaran secara bertahap.
Kasus COVID-19 dari klaster hotel karantina Holiday Inn di Bandara Melbourne telah bertambah menjadi 13 kasus dan memicu Pemerintah negara bagian Victoria untuk kembali memberlakukan 'lockdown' selama lima hari
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi