Melbourne Pangkas Tarif Angkutan Umum Selama Masa Pandemi COVID-19

Di akhir Januari tahun depan, 450 layanan yang akan ditambahkan setiap minggunya akan membantu pengguna transportasi umum dalam menjaga jarak di dalam kendaraan.
"Kami sadar kondisi 'COVID-normal' akan membuat warga bepergian dengan cara yang berbeda dibandingkan dulu," kata Ben.
"Dengan adanya kebijakan bekerja dari rumah, ditambahkannya frekuensi layanan transportasi, dan potongan harga untuk perjalanan di luar jam sibuk, akan lebih mudah jadinya bagi orang-orang untuk membagi jadwal bepergian mereka."
Namun, kelompok oposisi mengatakan Pemerintah Victoria telah mengkhianati warga Frankston dengan menghapus jalur 'city loop'.
"Kita tahu kemacetan parah pasti terjadi di stasiun Richmond dan Caulfield sebelum COVID-19," kata Menteri Bayangan Transportasi David Davis.
"Stasiun-stasiun yang akan menjadi titik pergantian kereta utama untuk jalur Frankston ini bahkan akan menjadi lebih macet dan memakan waktu perjalanan lama bagi warga di sana."
Diproduksi oleh Natasya Salim dari beberapa artikel dalam bahasa Inggris yang bisa dibaca di sini.
Ikuti berita seputar pandemi Australia dan lainnya di ABC Indonesia.
Penumpang kereta, tram, dan bus di Melbourne akan mendapatkan potongan harga bila bepergian di luar jam sibuk
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana