Melbourne Rayakan Dua Hari Nol Kasus COVID-19

"Kalau kita melandaikan kurva ke angka belasan kasus, dan tidak sampai ke angka hari ini, maka tidak akan pembukaan kembali dengan Australia Selatan, tidak ada pembukaan kembali dengan NSW, masyarakat perbatasan tidak akan bisa berhubungan dengan tetangga di lintas perbatasan," katanya.
"Saya kira penanganan kita merupakan yang terbaik di Australia saat ini."
Dengan penurunan kasus, mulai hari Rabu, banyak bisnis seperti toko, cafe dan restoran boleh dibuka kembali.

Salah seorang pemilik cafe Katie Graham sekarang mempersiapkan diri untuk membuka cafenya di kawasan Chapel Stree, dan mengatakan pendapatannnya menurun 70 persen selama lockdown.
"Kami tidak akan bisa bertahan tanpa bantuan pemerintah lewat JopKeeper dan bantuan dari pemilik properti," katanya.
"Ini merupakan masa-masa yang menyulitkan karena kita tidak tahu kapan waktu untuk dibuka lagi, dan kita tidak mau cepat-cepat buka dan menghabiskan uang karena mungkin penutupan akan berjalan lama."
Untuk dua hari berturut-turut tidak ada kasus baru COVID-19 di negara bagian Victoria, Australia
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana