Melempar Telur ke Politisi Sudah Lama Jadi Tradisi di Australia

Usai dilempari telur, konon PM Hughes memerintahkan seorang polisi setempat agar menangkap pelaku, namun polisi tersebut malah menjawab "Anda tidak memiliki yurisdiksi di sini".
PM Hughes begitu geramnya sehingga belakangan dia membentuk satuan kepolisiannya sendiri, Angkatan Kepolisian Persemakmuran, yang jadi cikal-bakal Kepolisian Federal Australia (AFP).
PM Hughes sudah beberapa kali dilempari telur busuk sebelumnya. Karena itu konon dia selalu membawa pistol untuk berjaga-jaga.
Lemparan telur dari Brosnan bersaudara begitu kerasnya sampai membuat topi koboi yang dikenakan PM Hughes terlempar dari kepalanya.
Untung saja ketika kejadian sang perdana menteri lupa membawa pistolnya, karena secara tak sengaja ketinggalan di kereta api yang membawanya ke sana.
Menurut Conway, ada kesamaan antara apa yang terjadi di tahun 1917 dan 2019.
"Bahasa yang digunakan oleh politisi pada tahun 1917 hari ini digunakan untuk menjelekkan warga Muslim Australia dan para pencari suaka," katanya.
"Pasti ada cara lebih baik untuk mengekspresikan diri. Leluhur saya itu tidak suka menulis, maka telur jadi cara mengekspresikan pendapat mereka," paparnya.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi