Melihat Aktivitas Eks PSK dan Muncikari setelah Lokalisasi Lenyap
Garap Proyek Pemkot dan Kirim Produk ke Supermarket
Sabtu, 25 Oktober 2014 – 08:00 WIB

ENTREPRENEUR: Anton (kanan) bersama eks mucikari dan PSK seusai penyerahan peralatan masak awal Oktober lalu. (Thoriq/Jawa Pos)
Materi dari hari ke hari terus diberikan. Bukan lagi proses produksi. Tapi, mulai manajemen hingga administrasi. Banyak pengalaman yang mereka dapat. Semua terbukti saat penggarapan proyek pemkot tersebut. Eks PSK dan mucikari tidak lagi menganggur. Mereka mulai kebanjiran order. Baik katering maupun sambal buatan tangan mereka.
Sambil mengembangkan pasar, kesadaran legalitas mulai tertanam. Ani dan kawan-kawan mulai mengurus perizinan, NPWP, dan beberapa persyaratan lainnya. Ke depan, perempuan-perempuan itu siap memiliki perusahaan untuk bersaing di pasaran. (thoriq/c6/dos)
Lepas dari masa kelam, menjemput harapan baru. Ungkapan itu yang selayaknya dilekatkan kepada 25 eks PSK dan mucikari Dupak Bangunsari. Mereka mulai
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara