Melihat Syuting FTV di Tengah Meningkatnya Aktivitas Bromo
Kru dan Pemain Malah Menikmati Semburan Abu
Selasa, 30 November 2010 – 08:08 WIB

Melihat Syuting FTV di Tengah Meningkatnya Aktivitas Bromo
Siang itu Surya dan bintang film lain melakoni scene 69. Dia dikisahkan memadu kasih dengan Qori Sandioriva (Putri Indonesia 2009) di sebuah bukit berlatar belakang Gunung Bromo. Pengambilan gambar tersebut dilakukan beberapa kali. Penyebabnya bukan hanya kesalahan pemain. Kadang gemuruh dari kawah Bromo pun dirasa mengganggu syuting.
Bukan hanya Surya yang enjoy menjalani syuting tersebut. Qori juga tidak merasa terbebani saat syuting dengan kondisi Bromo yang kini "sakit" itu. Dara cantik dari Aceh tersebut juga tampak menikmati suasana di sana kala jeda syuting. Dia menyatakan menikmati pemandangan Bromo. Apalagi, Qori sudah lebih dari dua minggu berada di sekitar gunung berapi aktif tersebut.
"Bukan hanya pemandangannya, saya juga sudah terbiasa dan akrab dengan masyarakatnya," papar Qori. Dia berada di Bromo untuk menjalani tiga syuting FTV, yakni Persahabatan yang Indah, Jutawan Versi Baru, dan Cinta Murni untuk Kamu.
Hal sama dirasakan oleh bintang FTV lain, Tengku Faisal. "Sangat menikmati sekali suasananya. Lihat dari bukit seperti ini, suasananya tambah eksotis," ujarnya saat ditemui setelah syuting. Seperti Surya dan Qori, Tengku selama ini sudah terbiasa dengan suasana dan lingkungan Gunung Bromo. Setidaknya, dia sudah tiga kali berada di Bromo untuk menjalani syuting sinetron dan FTV.
Meningkatnya aktivitas vulkanis Gunung Bromo ternyata tidak membuat sejumlah masyarakat waswas. Bahkan, DSX Production (Studio X), sebuah rumah produksi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara