Memasifkan Pembagian Masker, Ketua Satgas Melepas 20 Mobil Khusus

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito melepas keberangkatan Mobil Masker Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Mobil tersebut akan memasifkan pembagian masker dalam program Gerakan Mobil Masker Untuk Masyarakat.
Gerakan ini dimaksudkan untuk mendukung arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, khususnya memakai masker.
Letjen TNI Ganip yang juga kepala BNPB itu mengatakan masyarakat golongan ekonomi lemah memiliki implikasi kewajiban untuk membeli masker yang mungkin menjadi hal yang memberatkan.
Untuk menanggulangi hal ini, BNPB akan memasifkan pembagian masker gratis khususnya di titik-titik aktifitas masyarakat, seperti pasar, tempat ibadah dan lain-lain.
Untuk gelar pertama, kegiatan ini akan dilakukan di wilayah DKI Kota Jakarta selama tiga hari, mulai Kamis (12/8) hingga Sabtu (14/8). Selanjutnya, kegiatan ini akan diteruskan di provinsi-provinsi lain di Indonesia.
"Dengan membaca bacaan basmalah, saya lepas mobil rombongan masker BNPB. Bismillahirrahmannirrahim," kata Ganip melepas keberangkatan Mobil Makser BNPB beserta para rombongan secara simbolis dengan mengangkat bendera di halaman gedung IS Plaza di bilangan Pramuka, Jakarta Timur.
Sebanyak 20 armada Mobil Masker BNPB dan sekitar 60 anggota relawan dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian menuju ke sejumlah lokasi yang telah ditentukan.
Sesuai rencana, tim-tim yang bertugas bersama Mobil Masker BNPB tersebut akan menyasar ke beberapa titik lokasi yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito melepas mobil khusus untuk memasifkan penggunaan masker. Sebanyak 20 mobil dikerahkan di DKI Jakarta.
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- BNPB Sebut Kerugian Akibat Bencana Banjir di Jabodetabek Mencapai Rp 1,69 Triliun
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Gunung Lewotobi Meletus, Statusnya Jadi Awas
- Niko Elektronik Meluncurkan Regulator Gas Baru, Diklaim Tahan Korosi, Harga Terjangkau
- Banjir-Longsor di Madiun Mengakibatkan Satu Orang Hilang