Membedah Dampak Penurunan Tarif Tol Bagi Ongkos Logistik

“Pengguna tol juga akan mendapatkan keuntungan berupa penghematan biaya operasi kendaraan (BOK) dan waktu dibanding apabila melewati jalan yang bukan tol,” kata William, Senin (2/4).
Dia menambahkan, studi yang dilakukan berbagai kalangan juga menunjukkan bahwa tol merupakan bagian penting dalam infrastruktur logistik sebuah negara.
Akan tetapi, studi yang dilakukan The Institute of Southeast Asian Studies Singapura dan dirilis Oktober 2016 menunjukkan kenyataan pahit.
Kualitas infrastruktur jalan, termasuk tol, di Indonesia hanya berada pada skala empat dari 1-7.
“Itu artinya kualitas infrastruktur jalan masih jauh dari kata ekstensif dan efisien. Akibatnya, ongkos logistik di dalam negeri pun terpengaruh,” imbuh William.
Dia menambahkan, riset Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia yang dirilis pada tahun lalu menunjukkan ongkos logistik Indonesia mencapai 23,5 persen.
Nilai ini masih lebih tinggi dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara seperti Thailand yang sebesar 13,2 persen, Malaysia (13 persen), dan Singapura (8,1 persen).
Karena itu, penurunan tarif tol untuk transportasi logistik pun disambut baik sejumlah kalangan.
Keputusan Presiden Joko Widodo menurunkan tarif tol untuk transportasi logistik sebesar 20-30 persen dinilai sangat tepat.
- GT Kalikangkung Mulai Padat, Catat Masa Berlaku Diskon Tarif Tol
- Hutama Karya Beri Diskon 20 Persen Untuk Tarif Tol Trans Sumatera, Cek di Sini
- Hore, Pemerintah Bakal Gratiskan Tarif Tol Periode Lebaran 2025
- Diskon Berakhir, Tarif Tol TERPEKA Kembali Normal
- Timpang, Tarif Tol Cibitung-Cilincing Dinilai Perlu Ditinjau Ulang
- Industri Logistik Minta Tarif Tol JTCC Dievaluasi, Ini Alasannya