Membedah Kans Bulu Tangkis Rebut Emas Asian Games 2018
Selasa, 24 Juli 2018 – 01:17 WIB

Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi. Foto: Chandra Satwika/Jawa Pos
Saat itu Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari punya keluar sebagai pendulang medali emas mengalahkan pasangan Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takhashi.
Harapan itu kembali tersirat. Kali ini giliran Greysia/Apriyani Rahayu yang diharapkan bisa mengulang prestasi tersebut.
Pelatih ganda putri Eng Hian menilai ganda putri utama pelatnas itu menunjukkan perkembangan positif.
Setelah juara di India Open, pasangan ini kerap mentok pada babak 16 besar dan delapan besar turnamen berikutnya.
Meski demikian, mereka mampu menjadi juara Thailand Open 2018.
“Saya bilang kepada mereka jangan terbebani ganda putri pertama Indonesia maupun dari sisi unggulan,” ujar Eng Hian. (nap)
Bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga andalan Indonesia untuk merebut emas pada Asian Games 2018.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- Paceklik Gelar di Awal 2025, PBSI Perketat Seleksi Pemain Pelatnas Cipayung
- Aturan Promosi & Degradasi Diubah, Deretan Pemain Ini Berpotensi Terdepak dari Pelatnas Cipayung
- BWF World Tour: Rapor Merah Bulu Tangkis Indonesia, 7 Turnamen 1 Trofi
- Tanpa Zheng/Huang, Ganda Campuran China di All England Tetap Mengerikan
- Banyak Bikin Kesalahan, Rehan/Gloria Harus Puas Jadi Runner up Lagi
- Rehan/Gloria dan Adnan/Indah Kompak ke Perempat Final Orleans Masters 2025