Membedah Keunggulan LinkAja Syariah
Selain itu, juga melayani transaksi dana sosial keagamaan, wakaf untuk masjid, dan lembaga zakat di seluruh Indonesia.
’’Intinya, mengembangkan sistem pembayaran digital yang dikelola secara syari. Jadi, LinkAja Syariah mampu mendukung ekosistem digital ekonomi syariah,’’ ujar Afdhal.
Platform LinkAja Syariah akan mengadopsi platform pembayaran digital LinkAja.
Saat ini LinkAja telah beroperasi dan digunakan lebih dari 25 juta pengguna di 131 ribu merchant partner.
Direktur Utama PT Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengungkapkan, ekspansi layanan digital itu sejalan dengan arah pengembangan perseroan yang bakal terus meningkatkan layanan digital.
Tahun ini BNI Syariah menganggarkan dana pengembangan layanan digital Rp 68 miliar.
’’Diharapkan, platform LinkAja Syariah ini dapat melengkapi kebutuhan masyarakat dalam bertransaksi digital secara syariah,’’ kata Firman.
KNKS kemarin juga meluncurkan masterplan ekonomi syariah. Ada empat poin yang diusung.
Beberapa bank yang merupakan anak usaha badan usaha milik negara (BUMN) menandatangani nota kesepahaman dengan PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) untuk mengembangkan layanan financial technology (fintech) LinkAja, Selasa (14/5).
- Hari Kedua Lebaran 2025, Menkop Budi Arie Kunjungi Joko Widodo
- Jokowi Mau Bikin Partai Super Tbk, Cucun PKB: Silakan Asal Sesuai UU
- Ada Dukungan Jokowi, Persis Gagal Kalahkan 10 Pemain Semen Padang
- Ini Alasan Rektor ISBI Bandung Melarang 'Wawancara dengan Mulyono'
- Hadiri HUT ke-17 Partai Gerindra, Bamsoet Dukung Gagasan Presiden Prabowo
- RUU Perkoperasian Diharapkan Menguatkan Peran Koperasi dan Ekonomi Syariah