Membedah Manfaat Program Green Smart Power Milik PLN

’’Porsi terbesar neraca perdagangan kita adalah impor. Yakni, impor BBM dan LPG,’’ terangnya.
Jika penggunaan kendaraan atau peralatan rumah tangga berbahan bakar fosil berkurang, impor BBM dan LPG bisa ditekan.
Ke depan PLN memperbesar porsi penggunaan sumber energi terbarukan pada pembangkit-pembangkitnya.
Bob berharap seluruh kebutuhan listrik bisa dicukupi oleh pembangkit-pembangkit bertenaga matahari.
’’Program ini membuat masyarakat menerapkan lifestyle energi bersih. Ini bisa menjadi one stop solution,’’ ujarnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menyambut positif program anyar PLN tersebut.
Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Didik Agus menuturkan, program itu sejalan dengan agenda pemerintah.
Menurut dia, pemprov telah menerbitkan surat edaran pemakaian alat-alat rumah tangga yang sumber energinya terbarukan.
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur (Jatim) meluncurkan program Green Smart Power pada Sabtu (27/7).
- PLN IP Bakal Tambah Pasokan Daya Listrik Lebih dari 2.000 MW
- Buka Kantor di Jakarta, Socomec Siap Bantu Pelaku Bisnis Beralih ke Energi Terbarukan
- Jaga Pasokan Listrik Selama Ramadan, PLN IP Hadirkan Daya Listrik 19,5 Gigawatt
- PLN Segera Pulihkan Suplai Listrik yang Terganggu Akibat Banjir di Grobogan
- Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Ajak Anak Muda Peduli Energi Terbarukan Berkolaborasi
- Berkat Inovasi & Transparansi Komunikasi, PLN Indonesia Power Raih Penghargaan PRIA 2025