Memilukan, Terlalu Lama Mengantre Sampai Jatah Haji Warisan Abah Belum Ditunaikan

Lelaki yang kini tinggal di Sidowayah, Kecamatan Beji tersebut akhirnya menjadi pewaris abahnya untuk berhaji.
Sesuai panggilan pemberangkatan, ia dijadwalkan berangkat pertengahan 2020.
Sejumlah persiapan dilakukan. Tak hanya latihan tuntunan berhaji.
"Sebagian oleh-oleh sudah kami siapkan. Saya dan ibu, mempersiapkannya untuk persiapan haji 2020 lalu,” tutur Eko.
Namun, ia harus menelan kecewa. Pandemi Covid-19 menggagalkan keberangkatannya. Ia dan sang ibu, Kholipah, tak bisa memenuhi panggilan ke tanah suci.
Eko sedih. Apalagi, rencana pemberangkatannya itu untuk menjalankan amanah sang abah.
"Pasti kecewa. Karena ini amanah abah. Namun, saya belum bisa menjalankannya," kata Eko.
Gagal berangkat pada 2020, membuatnya tidak mati harapan. Ia yang sebenarnya juga telah mendaftar haji sebelum meninggalnya sang abah, memiliki asa untuk berangkat pada tahun ini.
Dia masih ingat, abahnya yang pensiunan Polri itu telah mendaftar haji pada Maret 2011.
- Bank Aladin Syariah Permudah Pendaftaran Haji Secara Digital
- Uang Miliaran Rupiah Milik Warga Pasuruan yang Viral Ternyata...
- IPHI Dorong Pembentukan Komite Tetap Haji, Ini Alasannya
- BPKH Limited Luncurkan 60 Unit Bus Baru untuk Layanan Jemaah Haji dan Umrah
- RUU Penyelenggaraan Haji dan Umrah Perlu Partisipasi Publik demi Tata Kelola yang Adil
- BPKH Temui Pengurus PBNU, Minta Dukungan Terkait Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji