Peringati HUT Kemerdekaan RI, PBNU Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

“Di Indonesia pencurian dilarang. Berlalu lintas diatur. Itu sesuai syariat. Jangan dikira UU Lalu Lintas itu bukan syariat. Aturan bagi pengguna kendaraan dan pejalan kaki di jalan raya itu dimaksudkan agar kehidupan di jalanan berjalan teratur. Supaya pengguna jalan selamat. Lah mencegah musibah agar tidak terjadi kecelakaan kurang syariat apa?,” katanya.
“Mau contoh yang lebih terang benerang? UU Perkawinan, UU Penyelenggaraan Haji dan Umrah, UU Pengelolaan Zakat dan beberapa undang-undang lainnya. Semua itu sudah sangat syariah,” tegas Robikin.
Ia mengingatkan jangan terjebak simbol. “NKRI ya cukup NKRI. Jangan membuat labeling yang justru berpotensi mendatangkan mudharat. Membina persatuan dan kesatuan di tengah keragaman juga perintah agama. Bersatu akan melahirkan ketenteraman dan kedamaian. Bukankah dalam suasana tenteram dan damai orang lebih merasa aman sehingga dapat menjalankan peribadatan dengan nyaman?,” tutupnya.(fri/jpnn)
PBNU mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan mempertahankan Indonesia dengan berbagai keragamannya serta mengisi kemerdekaan dengan menjaga keutuhan NKRI.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Lepas Peserta Program Mudik Seru Bareng NU
- Danone Menjalin Kemitraan Strategis dengan PBNU
- Membela Palestina Itu Perintah Nabi & Konstitusi, Beginilah Seharusnya Sikap Rakyat RI
- BPKH Temui Pengurus PBNU, Minta Dukungan Terkait Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji
- Kapolri dan Ketua PBNU Membahas Keberagaman dan Isu Kekerasan di Lingkungan Pendidikan
- Kerja Sama Polri-PBNU Dinilai Efektif Kurangi Kekerasan di Pesantren