Menag Siapkan Mekanisme Lelang Jabatan
jpnn.com - JAKARTA- Kementerian Agama masih menunda pemilihan pejabat internalnya melalui mekanisme lelang jabatan. Rencananya lelang jabatan itu bakal dilakukan tahun depan. Setelah semua komponen persyaratannya memadai.
"Memang tidak bisa dilakukan pada tahun ini lelang jabatan pada Kementerian Agama. Namun telah direncanakan mekanisme tersebut pada tahun mendatang," ujar Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin di sela pelantikan sembilan pejabat eselon II Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (27/11).
Menurutnya mekanisme lelang jabatan memiliki ruang menjaring individu birokrat yang lebih kompetitif. Dengan melakukan pengukuran terhadap kapasitas calon pejabat secara mendalam. Sehingga diharapkan kualitas layanan dan kebijakannya menjadi tepat.
Hanya saja, sambung dia, mekanisme lelang jabatan tak boleh dibiarkan tanpa aturan. Makanya perlu penyusunan mekanisme lelang jabatan tersebut. Hal itu tengah digodok internal Kementerian Agama.
"Lagi pula ini masa transisi. Tidak mungkin melakukan lelang jabatan secara mendadak di tengah proses transisi birokrasi," paparnya.
Lukman menambahkan proses transisi birokrasi ini perlu dijaga kontinuitasnya. Agar terhindar dari hambatan internal birokrasi yang mungkin terjadi. Sekaligus membangun sistem mekanisme lelang jabatan secara bertahap.
Tak itu saja, menurutnya, transisi birokrasi perlu dijaga perjalanannya. Roda birokrasi yang sudah berjalan itu tak bisa secara mendadak diganti. Perlu penyesuaian aturan dan budaya birokrasinya.
"Setelah proses transisi ini selesai, maka lelang jabatan itu bisa dilakukan. Paling tidak pada tahun depan jika perlu pengisian jabatan bisa melakukan lelang," tandas politikus PPP ini.
JAKARTA- Kementerian Agama masih menunda pemilihan pejabat internalnya melalui mekanisme lelang jabatan. Rencananya lelang jabatan itu bakal dilakukan
- Kerugian Negara Hanya Bisa Diperiksa BPK, Ahli: Menjerat Swasta di Kasus PT Timah Terlalu Dipaksakan
- Amplop Berlogo Rohidin Mersyah-Meriani Ikut Disita KPK, Alamak
- Tersangka Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Bakal Dijerat Pasal Berlapis
- Waket Komisi VIII DPR-LDII Ingatkan Persoalan Kebangsaan Hadapi Tantangan Berat
- Dugaan Plagiarisme di Bawah Sumpah Ahli Kejagung, Tom Lembong Disebut Diuntungkan
- Usut Kasus Korupsi di Kalsel, KPK Panggil Ketua DPRD Supian