Menarik Minat Belajar Bahasa Indonesia di Australia Lewat Alat Musik Kendang

"Kami ingin para siswa bisa ke restoran dan memesan makanan dalam Bahasa Indonesia," katanya.
"Dan juga ingin terus membina percakapan dengan mitra sekolah kami di Indonesia."
Mimi mengatakan mengajarkan Bahasa Indonesia, khususnya di Australia Selatan, menjadi tantangan tersendiri.
"Tantangannya agak berbeda karena masyarakat di Australia Selatan tidak begitu mengerti pentingnya belajar bahasa lain," katanya.
"Jadi mereka berpikir bahasa Inggris sudah cukup untuk berkomunikasi dengan dunia luar. Itu tantangan yang paling besar."
Aktivitas seperti bermain alat musik kendang, menurut Mimi, menjadi salah satu cara untuk bisa menghadapi tantangan tersebut.
"Jadi kita mencoba menarik perhatian mereka, dengan mempromosikan kebudayaan," kata Mimi.
"Karena ada anak-anak yang suka melakukan aktivitas fisik, lebih suka sibuk daripada hanya duduk dan melatih bahasa mereka."
Bermain alat musik tradisional kendang jadi salah satu cara yang dilakukan Cardijn College di Australia Selatan untuk menarik minat anak-anak belajar Bahasa Indonesia
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana