Menbudpar Tak Rela Taman Komodo Dicoret
Ancam Tuntut Yayasan N7W
Senin, 07 Februari 2011 – 20:49 WIB

Menbudpar Tak Rela Taman Komodo Dicoret
JAKARTA -- Kementerian Budaya dan Pariwisata (Kemenbudpar) menegaskan pemerintah Indonesia akan menuntut yayasan New7Wonders (N7W) apabila mengeliminasi Taman Nasional Komodo (TNK) sebagai Finalis N7W Nature.
"Pemerintah Indonesia menilai N7W bertindak terlalu jauh dan tidak masuk akal, dengan mengaitkan status TNK sebagai finalis N7W dengan tawaran menjadi tuan rumah untuk acara pengumuman pemenang. Karena untuk menjadi tuan rumah pemerintah harus membayar pembayaran License Fee sebesar USD 10 juta,” kata Menbudpar Jero Wacik kepada wartawan di Gedung Kemenbudpar, Jakarta, Senin (7/1).
Baca Juga:
Pemerintah RI sendiri, lewat Kemenbudpar enggan membayarkan uang senilai USD 10 juta, yang diminta pihak N7W, sebagai uang izin menjadi tuan rumah. Ditambahkan, pemerintah menganggap pemilihan finalis New7Wonders seharusnya didasarkan atas aspek keunikan dan besarnya dukungan msyarakat dunia, bukan atas persyaratan pembayaran uang jasa sebagai tuan rumah.
Menbudpar juga menegaskan, pemerintah Indonesia telah memenuhi seluruh persyaratan penominasian, yakni dengan memberikan dukungan resmi pada tiga nominasi dari Indonesia yakni Taman Nasional komodo, Danau Toba, dan Anak Gunung Krakatau pada Agustus 2008 silam.
JAKARTA -- Kementerian Budaya dan Pariwisata (Kemenbudpar) menegaskan pemerintah Indonesia akan menuntut yayasan New7Wonders (N7W) apabila mengeliminasi
BERITA TERKAIT
- Kemenag: 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada Sabtu 1 Maret 2025
- Menjelang Ramadan, Polda Jabar Sidak Harga Pangan di Pasar Ciroyom Bandung, Begini Hasilnya
- Komitmen Kapolri dan Panglima TNI Tindak Oknum Penyerang Polresta Tarakan Diapresiasi
- Tepis Anggapan Oplos BBM, Pertamina Beri Penjelasan ke Badan Perlindungan Konsumen
- Tarif Tol dan Harga Tiket Pesawat Bakal Turun Menjelang 2 Hari Raya Besar, Siap-Siap!
- Retret Kepala Daerah Dilaporkan ke KPK, Soroti Dugaan Konflik Kepentingan PT Lembah Tidar