Mendagri Harapkan Nama Baik BG Direhabilitasi

jpnn.com - JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengharapkan lembaga hukum segera merehabilitasi nama baik Komjen Pol Budi Gunawan yang telah resmi dilantik menjadi Wakapolri. Alasannya, Budi tak terjerat kasus korupsi sebagaimana sangkaan yang pernah dikeluarkan KPK.
“Kalau menurut saya, Budi Gunawan harus direhabilitasi namanya. Secara hukum dia sudah clean and clear," ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (22/4).
Tjahjo menambahkan, Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu juga telah memberi lampu hijau untuk tidak menghalangi keputusan Polri dalam memilih Wakapolri. Presiden kata Tjahjo, secara tegas menyatakan bahwa kewenangan tentang pengangkatan Wakapolri menjadi kewenangan penuh Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri.
“Siapapun, apakah mau diambil bintang tiga, atau bintang dua itu kewenangan penuh wanjakti. Karena Wakapolri itu tidak perlu tanda tangan presiden, juga tidak ada kenaikan pangkat. Pertimbangan (pengangkatan,red) BG (Budi Gunawan, red) jelas, saya kira ada proses regenerasi, apapun Wakapolri harus yang lebih muda,” ujarnya.
Saat ditanya apakah permintaan rehabilitasi itu berarti kasus BG di KPK akan dihentikan? “Kan sudah ada keputusan pra-peradilan, ya sudah. Itu kan dasar hukum, ini kan negara hukum,” ujarnya.(gir/jpnn)
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengharapkan lembaga hukum
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pegadaian Turut Wujudkan Keberlanjutan Energi & Air Bersih di Batam
- BPS Ungkap Penyebab Turunnya Angka Penumpang Angkutan Udara di Kepri
- Koalisi Sipil Yakin Kepemimpinan Baru di Pertamina Bisa Perbaiki Tata Kelola Perusahaan
- Pendakian Puncak Cartensz Dihentikan Sementara Setelah 2 Pendaki Dinyatakan Tewas
- Imbas Banjir, 1.229 Warga Jakarta Mengungsi, Ada di Ruko Pinggir Jalan
- Pasangan Suami Istri Dilaporkan Terseret Banjir Bandang di Bogor