Mendagri Segera Sisir Rekening Pejabat Daerah
Sebagai Tindak Lanjut Temuan PPATK
Kamis, 16 Juni 2011 – 00:16 WIB

Mendagri Segera Sisir Rekening Pejabat Daerah
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi bertindak cekatan merespon temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tentang adanya ribuan transaksi mencurigakan di rekeing para pejabat daerah. Untuk itu, Mendagri bakal membentuk tim untuk menyusuri transaksi mencurigakan oleh para pejabat daerah itu.
Menurut Mendagri, nantinya bisa saja tim yang akan menelusuri transaksi keuangan para pejabat daerah itu dipimpin langsung oleh pejabat eselon I, yaitu Inspektur Jenderal Kemendagri. “Akan kita turunkan tim. Dipimpin oleh Irjen bila memang ada yang mencurigakan,” kata Mendagri saat dihubungi, Rabu (15/6).
Namun sebelum membentuk tim, Mendagri masih menunggu data resmi dari PPATK. "Kita sedang menunggu data resmi dari PPATK terkait data rekening pejabat daerah yang mencurigakan itu,” sambungnya.
Lebih lanjut mantan Gubernur Sumatera Barat itu menambahkan, PPATK telah menjanjikan untuk segera mengirim temuan tentang kejanggalan rekening para pejabat daerah dan keluarganya itu ke Kemendagri. Kepada Kepala PPATK Yunus Husein, Mendagri juga sudah menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti temuan PPATK itu.
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi bertindak cekatan merespon temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
BERITA TERKAIT
- RS Siloam ASRI Hadirkan Urinary Stone Center, Solusi Mengatasi Batu Saluran Kemih
- Program Diskon 50 Persen Tarif Listrik Masih Berlangsung Hingga Akhir Februari
- BKSDA Telusuri Informasi Kemunculan Harimau di Kerinci
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi