Mendaur Ulang Ampas Kopi Menjadi Sepatu Untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan

Rens mengatakan sepasang sepatu generasi pertamanya yang bernama "Original" terbuat dari 300 gram ampas kopi, yang setara dengan 21 cangkir kopi java.
Limbah ini diolah dan dicampur dengan biji plastik dari botol daur ulang, kemudian dijadikan benang poliester untuk bagian atas dari sepatu tersebut.
Bagian luar sepatu terbuat dari karet alami.
Rens mengatakan ampas kopi ini berasal dari pabrik besar di Asia.
Sepatu-sepatu ini diproduksi oleh pabrik di Vietnam, salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia.
"Setelah kopi dibeli dan dibuang, kami mengambilnya, mencampurnya dengan plastik daur ulang dari botol plastik yang sudah dipakai," ujar Jesse.
"Jadi, kami membuat yang namanya benang poliester kopi. Jadi kebanyakan bagian atas sepatu terbuat dari benang poliester kopi."
Setelah mendapatkan idenya di bulan Juli 2017, pendiri perusahaan tersebut menggalang dana di situs 'Kickstarter' pada Juni 2019.
Hanya lima persen dari ampas kopi di dunia yang didaur ulang, padahal ampas kopi ikut menyumbang pemanasan global
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana