Menderita di Musim Kemarau, Petani Tagih Janji Pemerintah Bangun Waduk
Senin, 30 September 2019 – 06:06 WIB

Lahan pertanian petani kering di musim kemarau. Foto : Pojok pitu
Tahun 2018 lalu, pemerintah pusat melalui BBWS Solo mewujudkan embung kresek senilai Rp 19 miliar.
Namun embung, yang digadang mampu memberi solusi pengairan, hanya pepesan kosong. Embung itu mirip kolam ikan dan tak bisa menjadi sumber mata air petani. (pojokpitu/jpnn)
Petani di wilayah ini sudah puluhan tahun berharap pemerintah segera membuatkan waduk agar bisa menghadapi musim kemarau.
Redaktur & Reporter : Natalia
BERITA TERKAIT
- Program Jasindo jadi Solusi Menyelamatkan Petani dari Risiko Gagal Panen
- Damkar Madiun Tangani 77 Aduan Gangguan Tawon Vespa dalam 3 Bulan Terakhir
- PNM Peduli Kirim Bantuan Air Minum untuk Atasi Kekeringan di Gili Ketapang
- Sejumlah Desa di Banyumas Masih Terdampak Kekeringan
- Jika Terpilih, Simon Kamlasi Jamin NTT Bebas Kekeringan
- BNPB Inisiasi Operasi Modifikasi Cuaca di NTB Antisipasi Kekeringan & Karhutla