Mendikbud Prihatin Tunjangan Guru Perbatasan Masih Rendah
Senin, 09 Juli 2012 – 17:55 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh saat beramah-tamah dengan sejumlah guru dari daerah tertinggal dan wilayah perbatasan, Senin (9/7). Foto : Arundono W/JPNN
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh menilai tunjangan khusus bagi guru di wilayah perbatasan masih sangat minim. Padahal, pemerintah pusat sudah mengeluarkan Permendiknas No.25 tahun 2011 tentang tunjangan khusus bagi guru Tetap bukan pegawai negeri sipil yang belum memiliki jabatan fungsional guru yang bertugas di daerah khusus.
"Kondisinya memang memperihatinkan. Padahal, kementerian sudah mengeluarkan aturan penetapan besaran tunjangan khusus bagi guru yang berada di perbatasan dan daerah khusus,” ungkap Nuh dalam acara silaturahmi bersama guru-guru perbatasan di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Senin (9/7).
Baca Juga:
Acara silaturahmi ini dihadiri 21 guru terpilih dari wilayah perbatasan terluar, terdepan dan tertinggal (3T) di 3 propinsi, meliputi Nanggore Aceh Darussalam (NAD), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.
Dikatakan, sesuai dengan aturan tersebut, guru-guru yang mengajar di wilayah perbatasan ataupun daerah khsuus mendapatkan tunjangan khusus sebesar Rp1,5 juta untuk guru swasta, sedangkan guru sekolah negeri mendapatkan tunjangan khusus sebesar satu kali gaji.
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh menilai tunjangan khusus bagi guru di wilayah perbatasan masih sangat
BERITA TERKAIT
- UNSRI dan Ganesha Operation Berbagi Trik Lulus Seleksi Masuk PTN
- UBM Ajak Siswa Kenali Potensi Data Science dan Artificial Intelligence
- SIS South Jakarta Salurkan Hasil Mega Bazaar ke Organisasi Nirlaba
- Puasa dan Idulfitri 2025: Libur Sekolah 13 Hari, Tidak Termasuk Tanggal Merah
- BEMSMART23, Dukung Pemberdayaan Siswa di Bidang Olahraga dan Seni
- Pesan Kepala BPKH kepada Wisudawan UI: Jadilah Pribadi yang Impactful