Mengaku Wali tapi Kelakuannya...Ya Ampun

jpnn.com, BANJAR - Said Attap Tazani atau akrab disapa Itab diduga menipu MS, agar mau ditiduri. Diduga, korban kelakuan pria yang mengaku sebagai wali itu tak hanya satu orang.
Itab sendiri punya status yang cukup dihormati. Dia adalah tabib dan pengurus majelis di Desa Kampung Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalselng. Tak pelak, hal ini membuat MS merasa yakin.
Namun, setelah sadar bahwa dia ditipu, MS akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Banjar pada 5 Januari 2017.
Petugas Polres akhirnya bergerak cepat.Itab diciduk anggota gabungan dari Buser Satreskrim Polres Banjarbaru, Polsek Banjarbaru Timur dan Polsek Martapura Timur di rumahnya di Jalan KH Anang Sya'rani, Desa Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur pada Kamis (25/1) malam.
Saat hendak ditangkap, dia sempat memerdayai petugas dengan sembunyi di plafon rumah.
Kapolsek Martapura Timur, Ipda H Suwarji membenarkan bahwa Itab telah ditangkap di rumahnya.
"Benar, yang mengamankan adalah Resmob Banjarbaru sedangkan Polsek Martapura Timur sifatnya memback-up, karena rumahnya berada di wilayah hukum Martapura," katanya.
Dia tak menampik bahwa Itab diamankan karena kasus dugaan perbuatan asusila. Laporan perkaranya sendiri masuk di Polres Banjarbaru, sebab tempat kejadian berada di wilayah Banjarbaru.
Mengaku sebagai wali dan dikenal sebagai orang yang pintar menyembuhkan, ternyata diduga melakukan pencabulan.
- 16 Anak di Pinrang Korban Pencabulan, Pelakunya Tak Disangka
- Kasus AKBP Fajar Cabuli Bocah, Mahasiswi Bernama Stefani Jadi Tersangka
- Pria di Jepara Cabuli Wanita Difabel, Aksinya Terekam CCTV, Begini Modusnya
- Puan Harapkan Korban Pencabulan Eks Kapolres Ngada Bisa Direhabilitasi
- Modus Pelaku Pencabulan di Tebet Diungkap Ayah Korban
- Analisis Reza soal Kejahatan AKBP Fajar Pemangsa Anak-Anak