Mengamuk Gegara Lomba Agustusan, Oknum TNI di Palembang Acungkan Senjata Tajam ke Warga

Sebelumnya, kata Betty, sejak acara itu hendak dilaksanakan, kedua pria tersebut memang menolak adanya perlombaan karena tidak senang mendengar suara musik.
"Sebenarnya keluarga keduanya itu sudah tidak senang dengan kegiatan lomba yang diadakan warga. Karena sebelumnya mereka menolak dengan adanya lomba gaplek, padahal lomba tersebut saya rasa perlu karena pesertanya para orang tua apalagi setiap malam mereka main sambil jaga kampung dan akhir-akhir ini kampung kami aman dari maling,” kata Betty.
Agung pemilik speaker menceritakan bahwa usai kejadian tersebut, anaknya mengalami trauma. Sebab, kedua pria itu tiba-tiba masuk rumah dan merusak speaker miliknya.
“Saya lagi menggendong anak, tiba-tiba mereka masuk halaman rumah saya membuka pagar dan bertanya tentang izin. Masa menghidupkan speaker sekecil ini mau izin pak. Kemudian dia menendang hingga speaker saya hancur hingga menyebabkan anak saya trauma,” singkat Agung. (mcr35/jpnn)
Diduga kesal suara speaker musik milik warga saat acara perayaan 17 Agustus, oknum TNI di Palembang mengamuk.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Cuci Hati
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kepergok Curi Motor, Pria di Palembang Babak Belur Dihajar Warga
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?