Mengapa Australia Masih Terima Kedatangan dari Luar Negeri Saat Pandemi Corona?

Tiga tahapan pelonggaran di Australia

Pelonggaran aturan pembatasan pergerakan aktivitas di Australia akan dilakukan secara bertahap.
Menurut laporan sebelumnya, di awal-awal pandemi, seluruh kasus penularan yang ada di Australia memiliki riwayat pernah ke China.
Sejak angka penularan dari China menurun di pertengahan bulan Maret, kebanyakan kasus yang kemudian terdeteksi berasal dari Eropa dan Amerika Serikat.
Juru bicara Departemen Kesehatan Australia mengatakan ini adalah warga yang pulang dari Asia Tengah, Asia Selatan, Afrika Utara, dan Timur Tengah kebanyakan mendapat bantuan dari pemerintah untuk pulang ke Australia.
"Karena adanya pembatasan internasional, mereka yang tiba di Australia pada umumnya lewat penerbangan sewaan," katanya.
Siapa saja yang kembali ke Australia?
Saat ini hanya warga negara Australia, warga dengan status permanent resident (PR), serta keluarga mereka yang dizinkan kembali ke Australia.
'Australian Border Force' memberikan beberapa pengecualian untuk alasan tertentu, seperti untuk diplomat, mereka yang diundang Pemerintah Australia, serta mereka yang memiliki "ketrampilan khusus".
Namun kebanyakan adalah warga Australia yang kembali ke negara mereka.
Meski negara bagian Victoria sedang berjuang mengatasi meningkatnya penularan virus corona antar warga, kebanyakan kasus penularan virus corona di Australia tercatat berasal dari luar negeri
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi