Mengapa Melbourne Lebih Sering Mengalami Wabah COVID-19?

Profesor Mike Toole dari lembaga Burnet Institute mengatakan semua patogen yang menyerang sistem pernapasan memang berkembang subur selama musim dingin, Namun ini tidaklah menjelaskan pola penyebaran COVID-19.
"Terjadi kasus penularan besar-besaran di India, negara yang suhunya panas," katanya.
"Selama musim panas, terjadi penularan besar di kawasan selatan Amerika Serikat -Arizona, Texas, Florida, yang saat itu suhunya panas."
Dia mengatakan belum melihat adanya data dari mana pun yang bisa mengatakan suhu yang dingin menjadi salah satu faktor utama.
"Ini semua terjadi karena ketidakberuntungan saja," katanya.
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Ada sejumlah spekulasi mengapa Melbourne sering mengalami lonjakan penularan COVID-19 yang berujung dengan 'lockdown'
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana