Mengapa Pemerintah Negara Muslim, Termasuk Indonesia Diam Soal Uyghur?


Tapi perlakuan Pemerintah China terhadap Uyghur dan kelompok Muslim lainnya tidak menghalangi turis-turis Muslim untuk bepergian ke Cina.
Para pelancong Muslim menghabiskan lebih dari AU$ 11,3 miliar di Cina tahun 2018, sebuah angka yang diperkirakan akan meningkat AU$ 1,4 miliar per tahun, menurut laporan terbaru perusahaan riset pasar Salam Standard.
Membalas sikap China yang tak ikut campur

China juga memegang kebijakan "non-intervensi" dimana menghindari keterlibatan urusan dalam negeri negara-negara lain.
Para analis mengatakan sekarang negara-negara Muslim juga melakukan hal yang sama pada Beijing.
China sejauh ini telah berulang kali menjauhkan diri dalam menggunakan hak veto pada pertemuan dewan keamanan PBB dalam melakukan intervensi internasional, seperti usulan sanksi di Suriah dan di Myanmar.
"Banyak [negara-negara Muslim] memiliki masalah internal sendir, seperti masalah agama atau etnis minoritas ... jadi mereka tidak mengkritik Beijing karena mereka memiliki masalah sendiri yang harus ditangani" kata Dr Clarke.
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia
- Dunia Hari Ini: Katy Perry Ikut Misi Luar Angkasa yang Semua Awaknya Perempuan
- Dunia Hari Ini: Demi Bunuh Trump, Remaja di Amerika Habisi Kedua Orang Tuanya