Mengapa Tak Boleh Ada Aplikasi Alkitab Bahasa Minang di Indonesia yang Beragam?
Jumat, 12 Juni 2020 – 11:35 WIB

Kitab Suci Injil Berbahasa Minang sejak Rabu (03/06) tidak ditemukan lagi di Playstore menyusul permintaan penghapusan Gubernur Sumatera Barat. (Supplied.)
Meskipun Iqbal masih optimistis masyarakat Indonesia sudah semakin kritis dalam menyikapi kasus-kasus seperti ini, ia juga berbagi kehawatiran yang sama karena menurutnya kasus-kasus ini akan terus muncul.
"Kita berharap pada negara yang benar-benar berpatokan pada hukum yang melindungi kebebasan beragama, dan PR jangka panjangnya adalah untuk pemerintah agar memberi afirmasi atau penguatan terhadap basis-basis tafsir atas budaya yang inklusif," pungkas Iqbal.
Apilkasi Alkitab berbahasa Minang sejak pekan lalu hilang dari Google Play Store setelah Gubernur Sumatera Barat meminta aplikasi tersebut dihapus dengan alasan adat dan budaya Minangkabau
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi