Mengapa Warga Thailand Berani Secara Terbuka Menentang Kekuasaan Raja?
Jumat, 30 Oktober 2020 – 17:41 WIB

Raja Thailand Maha Vajiralongkorn berkuasa sejak tahun 2016. (Reuters: Athit Perawongmetha)

Namun belasan aktivis telah ditahan dengan tuduhan lain, antara lain penghasutan, karena keterlibatan mereka dalam protes.
Tetapi pemerintah mengaku tidak menargetkan penentangnya dan mengatakan polisi hanya melakukan tugasnya untuk menegakkan aturan.
Jadi bagaimana selanjutnya?
Sejauh ini belum ada tuntutan pengunjuk rasa yang dipenuhi.
Perdana Menteri mengatakan dia tidak mengundurkan diri atau menyerah pada 'tuntutan massa' namun mengatakan akan mendiskusikan ini di parlemen.
Para pengunjuk rasa mengatakan mereka akan terus melakukan aksi sampai adanya perubahan.
Jadi, kemungkinan besar ketegangan politik di Thailand ini masih akan terus berlanjut.
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya.
Gelombang protes yang dilakukan belasan ribu warga muda Thailand sudah berlangsung sejak bulan Juli
BERITA TERKAIT
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi