Mengenal Alat Musik Genggong, Idiofon Khas Suku Sasak di Lombok

Walakin, genggong biasa dimainkan bersamaan dengan alat musik tradisional lainnya. Di kalangan masyarakat Sasak, genggong menyertai gending Petemon, Kepondong, atau Dopol.
Gending-gending itu sarat makna. Isinya tentang suasana hati yang sedang dilanda asmara.
Masyarakat Sasak menganggap pengungkapan isi hati merupakan hal sakral.
"Salah satu cara untuk menyampaikan isi hati itu dengan menggunakan alat musik ini," ucap Tantowi.
Oleh karena itu, memainkan genggong merupakan hal istimewa. Menurut Tantowi, memainkan genggong tidak bisa hanya dengan meniup atau menggesernya.
Memainkan genggong, katanya, membutuhkan ketenangan jiwa. Tantowi menjelaskan memainkan genggong berarti menyinkronkannya dengan suasana hati.
"Teknik memainkannya di sini bukan hanya ditiup, tetapi ada unsur lain yang dilakukan melalui tarik ulur tali senar dan berpadu dengan perasaan," katanya.(jpnn.com)
Genggong khas suku Sasak di Pulau Lombok diklasifikasikan sebagai idiofon atau alat musik dengan sumber suara berupa getaran badan alat musik itu sendiri.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Irjen Hadi Gunawan: Di NTB Tidak Boleh Ada Geng Motor
- KPK Dalami Korupsi Shelter Tsunami NTB, Waskita Karya Berpotensi Jadi Tersangka Korporasi
- Pencuri Bertato Ini Apes setelah Aksinya Ketahuan Korban, Begini Ceritanya
- Pemkab Lombok Tengah Pastikan Stok LPG 3 Kilogram Aman Menjelang Ramadan 2025
- Bupati Dinda: Banjir Bandang yang Melanda Wera Duka Bagi Bima
- Penggerebekan 8 Rumah Pengedar Narkoba Berlangsung Tegang