Mengentaskan Kemiskinan Juga Termasuk Jihad
”Jihad itu jangan dikonotasikan dengan perang dan kekerasan. Jihad harus dilakukan sesuai konteksnya. Alquran menyebut bahwa jihad sebaiknya dilakukan dengan harta dulu, misalnya mengentaskan kemiskinan. Itu salah satu bentuk jihad. Menolong orang-orang yang tertindas, itu juga jihad,” katanya.
Karenanya, dia sangat menghargai ustaz-ustaz yang berada di pelosok Indonesia. Mereka berusaha membangun umat di pelosok menuju ke kondisi yang lebih baik karena itu juga bentuk jihad.
Sementara itu, Rektor UIN Jakarta Dede Rosyada mengingatkan sekali lagi bahwa Islam adalah agama yang penuh kasih sayang, damai dan penuh toleransi. Menurutnya, jihad damai adalah ide-ide untuk membentuk masyarakat yang harmoni.
“Masyarakat yang rukun satu sama lain adalah bentuk jihad damai. Jadi usul bukan dalam bentuk demo atau membawa spanduk. Jihad damai adalah bagaimana masyarakat yang cinta damai dan mewujudkan harmoni,”katanya.
Umat muslim di Indonesia, menurut Dede, harus menjaga dengan baik konsep Unity in Diversity yang pernah diperjuangkan oleh tokoh-tokoh muslim tanah air di awal kemerdekaan.
“Ide Unity in Diversity, munculnya konsep Bhineka Tunggal Ika, Pancasila adalah gagasan besar dari pejuang Indonesia termasuk tokoh-tokoh agama, seperti KH Hasyim Ashari, KH Wahid Hasyim dll. Mereka menggotong konsep itu karena yakin kita bisa harmoni di tengah keberagaman,” kata Dede. (jos/jpnn)
JAKARTA – Jihad tidak identik dengan kekerasan dan perang. Jihad bisa dilakukan di berbagai lini kehidupan demi mewujudkan kesejahteraan dan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Yenny Wahid tak Setuju Wacana MLB NU
- PKB Sentil PDIP soal PPN 12 Persen
- Para Wisatawan di Bangka Barat Diminta Waspada Ombak Besar
- Upaya RS Atma Jaya Lestarikan Budaya Jamu untuk Perkembangan Medis
- 5 Berita Terpopuler: Ada Tuntutan Pemecatan, Honorer Non-Database BKN Minta Kesempatan Kedua
- Prabowo Singgung Usulan Gus Dur jadi Pahlawan Nasional, Begini Reaksi Yenny Wahid