Mengerikan, Ekstrimis Yahudi Bakar Balita Palestina Hingga Tewas

jpnn.com - KABUL - Seorang balita Palestina dibakar sampai mati dalam sebuah serangan pembakaran rumah di Duma di sebuah desa Tepi Barat. Selain menewaskan balita laki-laki berusia 18 bulan itu, penyerangan di malam hari itu juga melukai orang tua dan saudaranya yang berusia empat tahun.
Sementara tersangka penyerangan ini telah diidentifikasi oleh polisi Israel dilakukan oleh warga Yahudi. Setelah melakukan kejahatan tersebut, pelaku meninggalkan pesan di dinding.
Para penyerang dengan cat semprot menuliskan kata "balas dendam" dalam bahasa Ibrani pada dinding salah satu dari dua rumah yang di serang.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan itu "tercela dan mengerikan".
"Ini adalah aksi terorisme dalam segala hal. Negara Israel mengambil garis yang kuat melawan terorisme terlepas dari pelaku," kata Benjamin Netanyahu dalam tweet seperti dikutip dari BBC, Jumat (31/7).
Gambar yang dirilis oleh para rabi untuk LSM HAM menunjukkan kerusakan pembakaran
Surat kabar Israel Haaretz melaporkan anak yang tewas itu bernama Ali Saad Daobasa. Surat kabar itu mengatakan ayahnya, Saad, ibu, Reham, dan saudara, Ahmad, dibawa ke sebuah rumah sakit di Nablus.
KABUL - Seorang balita Palestina dibakar sampai mati dalam sebuah serangan pembakaran rumah di Duma di sebuah desa Tepi Barat. Selain menewaskan
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- Indonesia Berangkatkan Pasukan Misi Kemanusiaan Gempa ke Myanmar
- Info Terbaru Gempa Myanmar, Jumlah Korban dan yang Hilang