Mengerikan, Ekstrimis Yahudi Bakar Balita Palestina Hingga Tewas

Dalam sebuah pernyataan, Tentara Israel (IDF) mengatakan: "Penyelidikan awal menunjukkan bahwa tersangka masuk desa pada dini hari, membakar rumah dan meninggal grafiti dalam bahasa Ibrani di rumah korban."
"Pasukan IDF saat ini beroperasi dalam rangka untuk mencari tersangka penyerangan ini."
Polisi mengatakan serangan itu tampaknya memiliki motif nasionalis. Jenis insiden menyerupai apa yang telah menjadi dikenal sebagai serangan balas dendam.
Aksi perusakan atau pembakaran oleh ekstremis Yahudi sebagai bentuk balas dendam atas tindakan atau serangan terhadap pemukiman Yahudi atau pos-pos di Tepi Barat.
Sekitar 500.000 orang Yahudi tinggal di 100 pemukiman yang dibangun sejak tahun 1967 pendudukan Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. Pemukiman ini dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional, namun Israel terus mengabaikannya.(ray/jpnn)
KABUL - Seorang balita Palestina dibakar sampai mati dalam sebuah serangan pembakaran rumah di Duma di sebuah desa Tepi Barat. Selain menewaskan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI