Menghina Ketum PBNU di Facebook, Kader Gerindra Disanksi
jpnn.com - TEGAL - Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Tegal menjatuhkan sanksi kepada salah satu anggotanya, Rudi Indrayani. Pasalnya, ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tegal itu dinilai melanggar aturan.
Sebagai wakil rakyat, Rudi telah mengunggah status di Facebook yang dianggap menghina Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) KH Said Aqil Siroj. Karenanya, BK Kabupaten Tegal pun menjatuhkan sanksi.
Menurut Ketua DPRD Kabupaten Tegal Firdaus Assyairozi, BK sudah menangani kasus yang jadi sorotan itu dan menjatuhkan saksi teguran. "BK sudah melakukan rapat dan memutuskan saudara Rudi Indrayani diberi sanksi teguran," katanya seperti diberitakan Radar Tegal (Jawa Pos Group), Kamis (10/11).
Rudi tidak hanya menerima sanksi teguran. Sebab, anak buah Prabowo Subianto di Gerindra itu juga diharuskan menandatangani surat bermaterai yang isinya janji untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Menurut Firdaus, BK sudah menjalankan fungsinya secara adil. Sehingga persoalan dugaan pencemaran nama baik ketum PBNU yang dilaporkan Forum Pemuda Nadhlatul Ulama sudah diselesaikan.
“Ini peringatan untuk semua dewan, untuk menjaga marwah lembaga. Karena bagaimana pun juga, semua perilaku anggota dewan tidak lepas dari perhatian masyarakat,” katanya.(guh/zul/jpg/ara/jpnn)
TEGAL - Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Tegal menjatuhkan sanksi kepada salah satu anggotanya, Rudi Indrayani. Pasalnya, ketua Fraksi Gerindra
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Sesal Bupati Blora Soal Bentrokan PP vs GRIB Jaya: Kami Ingin Aman & Kondusif
- Ada Demo Honorer, Pak Kaban: Yakinlah, Semua jadi PPPK Paruh Waktu
- BPBD Riau Tak Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Kampar, Ini Alasannya
- 10 Perusahaan Raih Padmamitra Award 2024 dari 7 Kategori yang Diperlombakan
- Terima Kunjungan Murid SD Mentari, Francine Widjojo Contohkan Traktir Kucing Jalanan
- Momen Brigjen Jossy Jadi Pelipur Lara Warga Kampar di Tengah Bencana Banjir