Mengikuti Kunker PM Timor Leste Xanana Gusmao di Jawa Timur
Pintar Lontarkan Joke, Mengaku Bergelar Gus
Minggu, 12 Desember 2010 – 08:28 WIB

Wagub Jawa Timur Syaifullah Yusuf dan PM Timor Leste, Xanana Gusmao. Foto : JPPhoto
Selain humoris, Xanana pribadi yang hangat. Bila bertemu seseorang, dia menjabat erat, kemudian memeluknya seolah kawan lama. Ketika mengunjungi Bendungan Wlingi, Blitar, Xanana mendapatkan topi Perum Jasa Tirta. Dia lalu melihat bentuk topi sebelum memakainya. "Wow, sudah mirip, kan?" ujar dia. Maksudnya, dia hendak mengatakan bahwa dirinya mirip dengan pegawai Perum Jasa Tirta.
Kendati suka humor dan joke, Xanana menyatakan sangat serius dengan kunkernya di Jawa Timur. Sebab, Jawa Timur, terutama Surabaya, merupakan daerah paling penting bagi Timor Leste. "Jawa Timur merupakan nomor satu di dunia bagi Timor Leste," katanya ketika diwawancarai secara khusus di kamar Hotel Shangri-La Surabaya Jumat malam lalu.
Jawa Timur merupakan daerah terpenting bagi Timor Leste karena hampir 90 persen kebutuhan warga Timor Leste dipasok dari Jawa Timur. "Kami juga ingin belajar agrobisnis dan pertanian di Jawa Timur. Kami ingin memajukan negara bukan dari oil (minyak) saja," terang dia.
Timor Leste memang punya Celah Timor, sebuah palung dengan lima blok yang kaya minyak. Untuk dua blok yang baru saja diolah, Timor Leste mendapatkan USD 7 miliar (Rp 63 triliun) per tahun. Xanana mengatakan, bila minyak sudah habis, habislah Timor Leste. Karena itu, sejak sekarang mereka berpikir menyerap teknologi pertanian dan peternakan.
Pada Jumat (10/12) dan Sabtu (11/12), Perdana Menteri Republik Demokratik Timor Leste Kay Rala Xanana Gusmao berkunjung ke Jawa Timur. Berdasar pantauan
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara