Mengintip Dapur dan Rahasia Vivid, Raksasa Produsen Film Dewasa yang Tetap Eksis

"Lalu, saya bertemu dengan David James dan Bill Asher," katanya.
Nah, setelah bertemu David James dan Bill Asher tadi, Hirsch membentuk brand sendiri.
Langkah pertama, dia melakukan talent scouting dan melakukan branding serius pada Vivid Girls. Sebutan itu mengacu pada para aktris yang dikontrak secara eksklusif oleh Vivid. Yang paling populer di antaranya adalah Asia Carrera dan Tera Patrick.
(BACA: Awal Mula Artis Film Dewasa Asia Carrera dan Tera Patrick Bisa Ngetop, Sekarang Nasibnya...)
Kemudian, dibuatkan serangkaian acara off air untuk Vivid Girls dan di-branding secara khusus. Sampai akhirnya mereka sukses membentuk basis penonton yang kuat.
Kedua, Vivid melakukan pembedaan terhadap produksi mereka. Studio itu pula yang memperkenalkan konsep celebrity sex-tape.
Memasuki pertengahan 2000 ketika film dewasa kian gampang didapatkan secara gratis di internet, Vivid pun terpukul. Tapi, sebagaimana entitas bisnis lainnya, mereka pun melakukan penyesuaian.
"Kuncinya, kami harus terus melakukan adaptasi," papar Hirsch.
BAGI para pecinta film dewasa alias film biru, adegan-adegan yang diproduksi oleh Vivid Adult Entertainment mungkin masih menjadi favorit. Kini,
- Pengakuan Verrell Bramasta Soal Kabar Kedekatan dengan Fuji
- Miley Cyrus Suguhkan End of the World Sebelum Album Baru
- Hadiri Pemakaman Ray Sahetapy, Dewi Yull Berbicara Begini
- Setelah Umumkan Mualaf, Ruben Onsu Makin Rajin Salat Berjemaah ke Masjid
- Ikut Antarkan Ray Sahetapy ke Peristirahatan Terakhir, Rano Karno Mengenang Begini
- Cerita Surya Sahetapy Soal Ayahnya yang Bangga Memiliki Anak Tuli