Menhan Prabowo kepada Babinsa di Medan: Terima Kasih atas Dedikasimu

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada 2000 Babinsa di Kodam I Bukit Barisan, Medan, Sumatera Utara dalam pertemuan pada Jumat (27/1).
Prabowo berterima kasih atas peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam penguatan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
Menhan Prabowo Subianto sesuai menyerahkan secara simbolis 100 unit sepeda motor untuk operasional Babinsa di Kodam I Bukit Barisan, Medan, Jumat (27/1/2023). Foto: Tim Media Prabowo
Menurut Menhan Prabowo, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengamanatkan bahwa tahun ini akan penuh tantangan sehingga Babinsa harus terus waspada dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Saya segera bergerak turun ke Komando Teritorial. Kalian adalah ujung tombak. Saya datang untuk mengucapkan terima kasih atas dedikasi kalian semua," ujar Prabowo dalam arahannya dikutip dari siaran pers.
Prabowo menyebut para Babinsa yang telah bertugas cukup lama di wilayahnya pasti sangat mengenal tokoh-tokoh yang berpengaruh sehingga dapat dengan cepat memahami perkembangan situasi di lapangan.
"Oleh karena itu, perintah Presiden, waspada, jangan terdadak, jaga ketenangan, tegakkan jiwa persatuan," ucap Mantan Pangkostrad itu.
Prabowo mengaku sedang bekerja keras agar prajurit TNI yang berada di garis depan memiliki peralatan dan dukungan terbaik dalam menjalankan tugas.
Menhan Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada para Babinsa di wilayah Kodam i Bukit Barisan di Medan, Sumut. Begini kalimatnya.
- TNI AL Menggagalkan Penyelundupan 7 Calon PMI Ilegal ke Malaysia
- Peserta Sespimmen Menghadap Jokowi, Pengamat Singgung Dugaan Keterlibatan Polisi Pada Pilpres 2024
- Dinkes Jabar Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Sepi Peminat
- Muncul Usulan Copot Menteri Terafiliasi Jokowi, Legislator PDIP: Berarti Ada Masalah
- Peserta Sespimmen Menghadap ke Jokowi, Pengamat: Berisiko Ganggu Wibawa Prabowo
- TNI Masuk Kampus, Legislator PDIP: Perguruan Tinggi Bukan Medan Pertempuran