Menhub Desak Dermaga Pelabuhan Merak Selesai Perbaikan Tiga Hari

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan menyatakan Dermaga V Pelabuhan Merak ambruk karena ada kabel yang terputus sehingga sandaran kapal itu menjadi miring dan mudah goyah. Oleh karena itu, Menhub meminta dermaga milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia tersebut diperbaiki secepatnya dalam tiga hari ini.
Dermaga itu ambruk saat melakukan bongkar kendaraan Sabtu tengah malam (28/7). Satu truk pengangkut terigu dari Lampung tujuan Surabaya tenggelam. “Saya dari sana. Putus kabelnya jadi sandarannya miring. Truk yang paling pinggir ikut melorot kebawah. Truk sudah diangkut kemarin. Sekarang sedang diperbaiki, mudah-mudahan lusa sudah selesai. Saya paksa harus selesai 3 hari,” kata Mangindaan di Jakarta, Senin, (29/7).
Sejauh ini, kata Mangindaan, kerusakan itu tidak mengganggu aktivitas penyeberangan. Namun, ia berharap sebelum arus mudik Lebaran, dermaga itu sudah diselesaikan perbaikannya. Mangindaan juga menyatakan bahwa ia sudah meminta jajarannya menyelidiki penyebab rusak dan putusnya kabel dermaga itu. “Insya Allah selesai dan tidak mengganggu penyeberangan dan selesai dalam tempo 3 hari,” tandas Mangindaan. (flo/jpnn)
JAKARTA - Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan menyatakan Dermaga V Pelabuhan Merak ambruk karena ada kabel yang terputus sehingga sandaran kapal
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Wamenaker Noel Pastikan Kemnaker Berada di Garis Terdepan Perjuangkan Hak Buruh Sritex
- Sachrudin-Maryono: Jadikan HUT Kota Tangerang sebagai Momen Perkuat Kebersamaan & Kolaborasi
- Prof Agus Surono: Jangan Biarkan Satu Institusi Menjadi 'Superbodi'
- Selamat, Guru Besar Untar Profesor Ariawan Gunadi Raih Penghargaan Internasional
- Baznas (Bazis) DKI Luncurkan 18 Program Ramadan, Target Kumpulkan ZIS Rp 120 Miliar
- Sritex Setop Operasional 1 Maret, Karyawan Teken Surat PHK