Menhub: Saya Berharap Balitbang Lebih Banyak Melibatkan Perguruan Tinggi

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong Badan Penelitian dan Pengembangan Kemenhub supaya melibatkan lebih banyak perguruan tinggi untuk mencari solusi transportasi.
“Saya berharap Balitbang lebih banyak melibatkan perguruan tinggi di Indonesia, tidak hanya pada pandemi tapi kajian lain bagi Kemenhub untuk kemajuan bangsa,” kata Budi dalam sambutannya pada Kick Off Webinar Series 'Transportasi Sehat, Indonesia Maju', Selasa (15/9).
Menurut Budi, peran universitas atau lembaga pendidikan sangat penting dalam memberikan masukan-masukan terkait solusi transportasi, terutama di saat pandemi.
“Kami mengucapkan terima kasih dengan masukan yang banyak sekali akan hal-hal penting yang tadinya kami tadinya tidak berpikir sebegitu jauh. Kami fokuskan menjalankan kebijakan transportasi yang aman dan produktif selama pandemi COVID-19,” tutur dia.
Saat ini, Kemenhub telah melibatkan empat perguruan tinggi, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Sepuluh Nopember dalam membantu pemerintah membuat kebijakan untuk mewujudkan transportasi sehat di tengah pandemi COVID-19.
“Kerja sama dengan empat perguruan tinggi negeri ini saya harapkan dapat berkontribusi terhadap perkembangan transportasi di masa pandemi, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan produktif dan tetap aman khususnya ketika harus menggunakan transportasi umum," tutur Budi.
Sementara, Kepala Balitbanghub Umiyatun Hayati Triastuti menjelaskan program ini merupakan lanjutan dari kerja sama dengan empat perguruan tinggi untuk mendukung kebijakan transportasi di masa pandemi.
“Kerja sama ini melibatkan 163 peneliti dari perguruan tinggi dan Balitbanghub,” jelas Umiyatun.
Webinar series ini akan berlangsung dari 15 September-25 September 2020 yang dibagi menjadi empat cluster penelitian pada masing-masing moda transportasi.(chi/jpnn)
Menhub menilai jika Balitbang lebih banyak melibatkan perguruan tinggi di Indonesia, maka bisa membantu mencari solusi mengenai transportasi.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Eddy Soerparno Ingin Perbanyak Transportasi Publik Berbasis Listrik, Ini Tujuannya
- Wamen Viva Yoga Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi Membangun Kawasan Transmigrasi
- BINUS University Kukuhkan 7 Guru Besar Sekaligus di Awal 2025
- Matana University & 12 Universitas Ternama di Indonesia Teken Perjanjian Kerja Sama dengan AIPFMI dan AFISMI
- 57 Warga Bungur Dapat Beasiswa Kuliah, Hasil Kerja Sama RT hingga Karang Taruna
- Solusi Transportasi Aman dan Efisien untuk Siswa di BSD