Menhut Minta Jangan Ragu-Ragu, Regulasi yang Mempersulit Silakan Dilaporkan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku bakal mendukung seluruh pihak yang berupaya menjaga dan melestarikan hutan dan satwa di Indonesia.
Dia berkata demikian setelah menghadiri peresmian Aviary Park Indonesia Bird dan Butterfly Sanctuary, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Senin (24/2).
"Kami selalu mendukung, saya sampaikan kepada teman-teman, terutama segala inisiatif baik dari civil society, para pengusaha ingin terlibat dalam memperbaiki ekosistem kita, konservasi, yang memiliki keinginan untuk terlibat dalam menjaga satwa kita, saya 100 persen akan mendukung penuh," kata Raja Juli dalam keterangan persnya, Selasa (25/2).
Raja Juli dalam peresmian Aviary Park Indonesia Bird dan Butterfly Sanctuary didampingi Wamenhut Sulaiman Umar.
Dirut Aviary Park Indonesia Michael Sumampau, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko, hingga Stafsus Menkomdigi Raline Shah juga hadir dalam peresmian itu.
Raja Juli meminta semua pihak tidak segan melapor bila ada regulasi yang mempersulit niat menjaga satwa dan hutan.
"Regulasi, peraturan-peraturan yang justru mempersulit gerak Bapak dan Ibu sekalian, kalau masih ada, silakan dilaporkan ke kami," ujarnya.
Sebab, kata alumnus UIN Jakarta itu, sebuah negara dikatakan maju ketika seluruh pihak bekerja sama membangun bangsa.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta publik tak segan membuat aduan soal regulasi yang mempersulit upaya pelestarian alam.
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Menakar Potensi Kolaborasi Politik Jokowi dan PSI Menuju 2029
- Mudik Gratis, PSI Berangkatkan Ratusan Pemudik Naik Bus dan Kereta
- Hadiri Acara Prapelepasliaran Orang Utan, Menhut: Jadi Ajang Evaluasi Kinerja