Menikah Pertama Usia 15 Tahun, Anak Capai 100 Orang
Kamis, 11 Juli 2013 – 06:55 WIB

Wartawan Cepos Immanuel Itlay (baju orange) bersama Kepala Suku (Sonowi) Intan Jaya, Oktovianus Sondegau (yang memakai koteka) bersama istri dan anak-anaknya. Foto:Cenderawasih Pos/JPNN
Harta kekayaan yang melimpah dan sikap Oktovianus yang bijak dan adil dalam menafkahi istri-istrinya membuat para orang tua perempuan tidak segan-segan menjodohkan anaknya dengan Sonowi yang satu ini.
Hebatnya lagi, perempuan yang dinikahi tidak hanya dari satu suku, melainkan dari empat suku yang menghuni wilayah Intan Jaya. Yakni, suku Moni, Dani, Wolani, dan Ndoga. Bahkan, Oktovianus pernah menikah dengan perempuan asal Jawa.
"Kalau istri saya dari Jawa, tinggal lima tahun, lalu kabur," ucap Oktovianus sambil tertawa terbahak-bahak.
Dia menceritakan, selama berumah tangga dengan perempuan Jawa itu, mereka hidup adem ayem. "Dia paling tahu jam-jam makan saya. Pagi, siang, dan malam dia selalu siapkan makanan. Kami tinggal di rumah ini selama lima tahun," kisah Oktovianus.
Oktovianus Sondegau merupakan kepala suku yang cukup disegani di wilayah pegunungan tengah, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Selain kekayaannya yang
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara