Menikmati Kerja, Warga Indonesia di Australia Belum Pensiun Meski Usia Sudah 70 Tahun

Poppy yang datang ke Australia di tahun 2008 ini mengaku tidak punya masalah dengan teknologi.
"Menurut saya, saya masih bisa mengikuti era sekarang," kata Poppy yang memilih diwawancara lewat Zoom dengan Natasya Salim dari ABC Indonesia.

Meski dikelilingi teman sebaya yang sudah "pensiun dan tinggal menikmati" hidup, Poppy yang juga hidup dari tunjangan hari tua Pemerintah Australia belum mau berhenti bekerja.
"Saya make use of the situation [menggunakan situasi] supaya jadi fruitful [bermanfaat]. Kalau enggak, kan saya ngapain gitu loh?" katanya.
Sebelum pandemi di Australia, Poppy dan suaminya, Chandra Goenawan yang berusia sebaya dengannya, sibuk bekerja sebagai agen properti.
Mereka berdua mengurus tiga kamar Airbnb yang akan kembali beroperasi setelah aturan 'lockdown' di pedalaman Victoria dilonggarkan 18 Oktober lalu.
Populasi warga senior yang bekerja di Australia meningkat
Di Australia, jumlah warga yang berusia lebih tua namun masih bekerja meningkat dari tahun ke tahun.
Sepuluh hari lagi, Sjahrir Laonggo akan meniup lilin ulang tahunnya ke-70, namun pria Indonesia yang tinggal di Perth, Australia ini sama sekali belum berencana untuk pensiun
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi