Menkeu Diminta Blak-Blakan soal Hambalang
Rabu, 09 Januari 2013 – 19:29 WIB

Menkeu Diminta Blak-Blakan soal Hambalang
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo disebut dalam audit investigatif BPK sebagai pihak yang turut bertanggung jawab dalam pengucuran dana untuk proyek sport center Hambalang. Agus disebut BPK telah melanggar aturan tentang perubahan pendanaan sebuah proyek pemerintah dari anggaran tahun tunggal menjadi tahun jamak (multiyears). "KPK jangan melupakan fakta ini, bahwa ada pertemuan antara Pak Agus bertemu dengan Anas, Mahfud Suroso, Nazaruddin di sebuah restoran di Hotel Ritz Carlton. Tiga orang tadi mendesak agar perubahan menjadi multiyears disetujui," ungkap Rizal.
Menurut Juru Bicara Keluarga Mallarangeng, Rizal Mallarangeng, karena kucuran dana dari Menkeu itu maka terjadi korupsi dalam proyek Hambalang. "Ibaratnya Menkeu ini penjaga pintu air. Kalau pintu airnya tidak dibuka, tidak akan ada itu mark up dan korupsi," kata Rizal saat ditemui wartawan Rabu (9/1), di kantor Freedom Institute, Menteng, Jakarta Pusat.
Baca Juga:
Lebih lanjut pria yang akrab disapa dengan nama Cheli itu mengungkapkan, sebelum pencairan dana Hambalang ada pertemuan antara Menkeu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, M Nazaruddin dan Mahfud Suroso, Dirut PT Dutasari Citralaras. Pertemuan yang digelar di Ritz Carlton Hotel dilakukan pada suatu kesempatan antara 15 November - 1 Desember 2010.
Baca Juga:
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo disebut dalam audit investigatif BPK sebagai pihak yang turut bertanggung jawab dalam pengucuran
BERITA TERKAIT
- Mudik Lebaran 2025, Ada Diskon Tarif Tol 20 Persen Hingga Sistem One Way
- Kapolri Jamin Harga Pangan Stabil Sesuai HET Saat Ramadan
- Ini Solusi Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno untuk Percepat Transisi Energi di Indonesia
- Sidang Korupsi Retrofit Belum Hadirkan Hengky Pribadi, Aktivis Sumsel Sentil KPK
- Prabowo Tegur Seskab Teddy Gegara Tak Undang Jokowi Saat Peluncuran Bank Emas
- Sahroni Minta Penyerangan Polres Tarakan oleh Oknum TNI Diusut Transparan