Menkeu Incar Orang Dalam di Sindikat Gayus Tambunan
Jumat, 26 Maret 2010 – 18:25 WIB

Menkeu Sri Mulyani. Foto : Dokumen JPNN
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, menyatakan, jika tindakan Gayus Tambunan ternyata dilakukan secara sistemik dan melibatkan komplotan di dalam Kementrian Keuangan, maka pemecatan akan dilakukan terhadap semua oknum tersebut. Namun Menkeu menegaskan, saat ini penyelidikan terhadap Gayus Tambunan sedang berjalan secara intensif. Ia pun mengaku masih menunggu hasil penyelidikan kasus Gayus. Katanya, hasil ini difokuskan bukan untuk menindak satu orang saja, tapi juga sebagai bahan evaluasi dari sistem yang perlu direformasi.
"Saya rasa sudah tegas mengatakan, dan bukan hanya untuk kasus Gayus atau Ditjen Pajak yang selama ini terjadi. Kalau penyelidikan terbukti bukan sendiri, tapi sistemik dan ada komplotannya, maka ya kita pecat. Sudah jelas itu," tegas Sri pada wartawan, Jumat (26/3) di kantor kementrian keuangan.
Baca Juga:
Mengenai adanya berbagai aksi masyarakat bahkan ada gerakan facebooker menolak bayar pajak, Menkeu mengatakan, hal tersebut wajar sebagai dampak kekecewaan masyarakat. "Tapi saya kan selaku Menkeu tidak diam. Kita langsung mengambil tindakan. Pegawai pajak itu ada 30 ribu orang dan kita terus melakukan pengawasan melalui mekanisme internal," katanya.
Baca Juga:
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, menyatakan, jika tindakan Gayus Tambunan ternyata dilakukan secara sistemik dan melibatkan komplotan
BERITA TERKAIT
- Ketua HIPMI Jaya Dorong Pemerintah Libatkan UMKM dalam Program Danantara dan RUU Minerba
- Dukung SDM Unggul, Hutama Karya Siapkan Program Pengembangan Talenta
- TB Hasanuddin Kecam Penyerangan Polres Tarakan yang Dilakukan TNI
- Wamendagri Apresiasi Megawati atas Dukungan untuk Retret Kepala Daerah
- Usut Gratifikasi Pejabat Pajak, KPK Periksa Bos PT Cakra Kencana Indah dan PT Mitra Adiperkasa
- TB Hasanuddin Minta Puluhan Prajurit TNI yang Serang Polres Tarakan Dihukum Berat