Menkeu Sri Mulyani dan Erick Thohir Puji Karakter di Film Gundala

jpnn.com - TOKOH pemuda nasional Erick Thohir untuk kesekian kalinya menyaksikan pemutaran film karya anak bangsa.
Kali ini dia menonton film superhero "Gundala" karya Joko Anwar yang berlangsung di XXI - Epicentrum, Jl. HR. Rasuna Said no 2 ,Jakarta Selatan, Senin (2/9) malam.
"Ini yang kita mau, film-film karya anak bangsa ini menguasai pasar di tanah air, daripada film impor, sebelumnya saya pun menyaksikan film Bumi Manusia garapan Sutradara Hanung Bramantyo, karya-karya epic ini lambat laun akan diminati masyarakat, bahwa anak bangsa pun mampu melahirkan film berkelas dari mulai drama hingga action superhero, ini yang patut kita dukung. Film ini kan hiburan jadi memang kita perlu yang begini-begini untuk hiburan kita semua biar tidak stress melulu dengan pekerjaan. Biar seimbanglah antara kerja dan hiburan,” kata Erick.
BACA JUGA : Hari Pertama Tayang, Gundala Ditonton Ratusan Ribu Orang
Menurutnya, pasar film action ini sangat diminati milenial sehingga anak cucu tahu bahwa Indonesia punya superhero.
Di tempat yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan ini suatu karya anak bangsa dan perlu diapresiasi
"Waduh saya serasa nonton Marvelnya Indonesia ya, ini yang saya suka, udah gitu kan bahasanya sama, jadi gampang dimengerti alurnya,"ujar Menkeu Sri Mulyani.
Film Gundala bercerita tentang Sancaka yang hidup di jalanan sejak orang tuanya meninggalkan dia.
Film Gundala bercerita tentang Sancaka yang hidup di jalanan sejak orang tuanya meninggalkan dia.
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas 106 Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung
- Kementerian BUMN Lepas Peserta Mudik Gratis dengan 200 Kota Tujuan
- Struktur Lengkap Danantara, Ada Jokowi, Sri Mulyani hingga Pandu Sjahrir
- Menjelang Timnas Indonesia Vs Bahrain, Erick Thohir Pamer Kebersamaan dengan Patrick Kluivert
- Wawali Iswar Apresiasi Gerakan Pangan Murah Serentak se-Jateng Digelar di Kota Semarang